Menurut dr Handrawan Nadesul, ketatnya jadwal kampanye serta persaingan yang tinggi antarpartai/antarcaleg membuat kondisi fisik dan psikis politisi gampang drop.
"Daya tahan tubuh bisa menurun karena capai akibat jadwal seperti ini," kata Handrawan dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (22/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sifatnya akan menjadi pemarah, emosi tinggi serta mudah tersinggung," jelasnya.
Beberapa petinggi parpol memang bisa pergi hingga di beberapa provinsi dalam satu hari. Sebagai contoh, Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla pagi berada di Makassar, siangnya sudah ada di Palembang. Sore harinya kembali di Jakarta. Esok paginya terbang ke Jambi, siangnya balik ke Jakarta, lalu lewat jalur darat menuju BSD, Tangerang.
Begitu juga dengan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY, pagi hari di Bali, malamnya sudah tiba di Makassar. Paginya kampanye di Makassar, lalu siangnya ke Palembang.
Prabowo, Megawati, dan Wiranto juga punya jadwal ketat yang melelahkan. Belum lagi caleg-caleg papan atas lainnya.
(mok/nrl)











































