Sopir Adu Mulut dengan Panitia Kampanye

Minta Tambah Rp 50 Ribu

Sopir Adu Mulut dengan Panitia Kampanye

- detikNews
Sabtu, 21 Mar 2009 17:15 WIB
Sopir Adu Mulut dengan Panitia Kampanye
Jakarta - Sopir bus yang disewa untuk mengangkut masa kampanye terlibat adu mulut dengan panitia kampanye Gerindra. Soalnya sepele, sopir minta tambahan Rp 50 ribu per-jam karena masa sewa bus sudah lewat.

Sayangnya, panitia kampanye tidak meloloskan permintaan mereka. Maka adu mulut antara salah satu panitia dengan 2 orang supir pun terjadi.

"Kemarin omongannya sampai pukul 15.00 WB. Sekarang sudah lewat, harusnya ditambahin Rp 50 ribu per-jam sesuai kontrak," ujar Nadel (35), salah satu supir dengan nada kesal.

Nadel dan seorang supir lainnya terlibat adu mulut dengan panitia kampanye di Lapangan Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (21/3/2009).

Nadel menjelaskan, 26 sopir bus Metro mini yang disewa oleh Gerindra untuk mengangkut massa kampanye ke Lapangan Sunter awalnya hanya disewa selama 6 jam sejak pukul 09.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Untuk itu mereka dibayar Rp 400 ribu.

Namun kampanye partai pengusung capres Prabowo itu baru usai pukul 16.00 WIB. Sesuai kontrak, setiap kelebihan satu jam ditambah Rp 50 ribu. "Tiap jam tambah Rp 50 ribu," imbuhnya.

Adu mulut tak berlangsung lama. Panitia akhirnya sepakat mememenuhi permintaan para supir. "Tapi baru Rp 400 ribu. Sisanya besok," tandas Nadel.
(Rez/mok)


Berita Terkait