Kampanye terbuka partai berlambang pohon beringin tersebut digelar di Lapangan Selagalas, Cakranegaran, Kota Mataram Jumat (20/3/2009).
Tak jelas apa yang melatarbelakangi perkelahin, namun diduga karena saling ejek. Perkelahian terjadi saat Akbar sudah berada di atas panggung. Saat itu, Walikota Mataram Moh. Ruslan, yang juga Ketua DPD Golkar Kota Mataram tengah bersiap memberikan orasi politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi yang mengamankan kampanye bertindak cepat. Dua pemuda, Man dan Zul diamankan. Mereka disebut sebagai otak perkalahian. Dua pemuda ini hingga kampanye usai masih berada di Polsek Cakranegara untuk dimintai keterangan.
Namun secara umum, perkelahian tersebut tak mengganggu jalannya kampanye. Orasi politik dari Akbar Tandjung dan H Moh Ruslan, membius lebih dari seribu massa yang memadati lapangan Selagalas.
‘’Golkar harus menang. Dengan menang Golkar akan bisa terus membangun negara ini,’’ kata Akbar disambut riuh perserta kampanye.
Didampingi istrinya, Akbar juga menyanyikan lagu dangdut milik artis Ike Nurjannah, yang berjudul terlena. Bersama sejumlah calon anggota legislatif Parta Golkar, Akbar pun bergoyang.
(djo/djo)










































