Entah ada hubungannya atau tidak, Ketua Dewan Pembina PD SBY yang dijadwalkan berorasi 3 kali ternyata hanya berpidato 1 kali. Isu pun berhembus pria yang juga menjabat Presiden itu ngambek gara-gara massa PD hanya sedikit. Tapi isu nakal itu langsung dicounter Ketua DPD PD Anas Urbaningrum.
"Ah enggak (ngambek), sekali itu cukup. Sekali sudah cukup itu, sudah mencakup semuanya, sudah 5 poin yang disampaikan," kata Anas di GKB, Senayan, Jumat (20/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GKB memiliki kapasitas penuh 120 ribu orang. Namun di kampanye PD kali ini, peserta hanya memenuhi separo lapangan. Sementara di tribun, hanya tribun bawah saja yang terlihat penuh sementara tribun atas kosong.
Saat kampanye akan dimulai, MC kampanye sempat meminta para peserta kampanye turun ke lapangan. Namun mungkin karena panas, tidak banyak yang menuruti imbauan itu.
Di jadwal yang diterima wartawan, sedianya SBY akan berorasi 3 kali masing-masing selama 7 menit. Namun ternyata, begitu orasi pertama, SBY langsung meninggalkan panggung menuju ruang VVIP diikuti petinggi PD lainnya.
Hingga akhir kampanye, SBY tidak muncul lagi. Selain tak banyak berpidato, SBY juga tak menyanyi. Padahal nyanyiannya ditunggu-tunggu untuk memeriahkan suasana. Tak ada lantunan lagu Sempurna milik Andra and The Backbone, yang sebelumnya disebut-sebut akan menjadi lagu 'trademark' SBY, layaknya Pelangi di Matamu pada Pemilu 2004 lalu.
GBK sudah bersih dari massa PD pada pukul 16.00 WIB.
(ken/nrl)











































