Pemilu Tak Siap, KPU Harus Terima Kritik

Pemilu Tak Siap, KPU Harus Terima Kritik

- detikNews
Jumat, 20 Mar 2009 11:26 WIB
Pemilu Tak Siap, KPU Harus Terima Kritik
Jakarta - Kader muda Partai Golkar Yuddy Chrisnandi meminta KPU merespons kritikan masyarakat terkait persiapan pemilu. KPU harus segera memperbaiki semua masukan yang disampaikan.
Β 
"Carut-marut kesiapan KPU dalam menyusun jadwal kampanye parpol dan belum terdistribusinya seluruh kartu surat suara, serta minimnya sosialisasi tata cara pemilu bagi rakyat adalah gambaran suram kegagalan pemilu 9 April nanti. KPU harus memperbaiki semua," kata Yuddy kepada detikcom, Jumat (20/3/2009).

Menurut capres Dewan Integritas Bangsa ini, kualitas anggota KPU saat ini memang tidak sebaik anggota KPU penyelenggara pemilu 2004 lalu. Namun, karena sudah diberi mandat untuk menyukseskan pemilu, KPU harus bekerja sekuat tenaga untuk menyukseskan pemilu dengan memperbaiki persiapan yang kurang.

Harus diakui,KPU sekarang tidak seberkualitas KPU sebelumnya. Oleh karenanya Pemerintah harus mengerahkan seluruh daya upaya membantu KPU agar pemilu bisa
berlangsung dengan baik karena KPU sekarang tidak mampu melakukannya sendiri," pungkas Yuddy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya diberitakan Prabowo dan Megawati bertemu membahas masalah DPT. Keduanya khawatir terhadap informasi yang disampaikan Herman mengenai dugaan pemalsuan daftar pemilih tetap (DPT) dalam kasus Pilkada Jatim bakal terulang dalam Pemilu 2009.

Usai menemui Mega selama 1,5 jam di Jl Teuku Umar, Jakarta, Rabu (18/3/2009) Prabowo mengusulkan wacana penundaan pemilu jika KPU belum siap."Dan kalau memang belum siap, KPU harus jujur, kalau perlu pemilu ditunda," pinta Prabowo.

(yid/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads