Sugiharto anggota Panwas Kabupaten Ngawi kepada Detiksurabaya.com menjelaskan bahwa korban yang masih dibawah umur itu mengikuti kampanye PD. Saat pulang Guruh mengalami kecelakaan dan meninggal dunia di jalan Raya Ngawi-Solo, tepatnya di Desa Watualang.
"Kita pantau memang ada pelanggaran, yaitu melibatkan anak di bawah umur yang
berkampanye. Apalagi dia meninggal karena kecelakaan. Ada juga anak-anak
kecil sekitar 5,"jelas Sugiharto kepada detiksurabaya.com, Kamis (19/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dikawal polisi.
"Korban memang pakai kaos demokrat tapi pulang duluan, tidak ada pengawal. Biasalah anak muda, ugal-ugalan," jelas Eny.
Saksi mata yang ditemui detiksurabaya.com menjelaskan, kecelakaan itu terjadi saat korban berkonvoi naik sepeda motor suzuki Smah Nopol AD 2675 PH berboncengan dengan Suprapto (16). Korban berangkat dari paron menuju rumahnya. Sampai di jalan raya Ngawi-Solo dari arah barat muncul truk bernopol H 1371 KA yang langsung menabrak korban.
Korban meninggal saat ini masih berada di RSUD Dr Soeroto Ngawi. Sementara yang membonceng, Suprapto mengalami luka di kepala dan masih dirawat di RS Widodo.
(Sugeng Harianto/yid)











































