"Kita percayakan kepada KPU. Bahwa sekarang belum siap, itu iya. Tetapi masih ada waktu sekitar 25 hari ini. KPU harus terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri sampai tangal 9, semuanya diperkirakan siap dan lancar," kata SB kepada wartawan sebelum kampanye di Lapangan Imam Bonjol, Padang, Kamis (19/3/2009).
Menurut pria yang akrab disapa Mas Tris ini, pernyataan Prabowo dalam konteks jika KPU tidak siap. Karena itu semua kesiapan pemilu harus dipercayakan kepada KPU dan Bawaslu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SB menegaskan bahwa semua pihak harus berupaya menyukseskan pemilu. Karena itu, kerja KPU tidak boleh diintervensi agar konsentrasinya dalam mempersiapkan pemilu 9 April tidak tergangu.
"Kita bukan lembaga yang memiliki kewenangan untuk menentukan siap tidaknya pemilu. Biarkan yang mengawasi itu lembaga pengawas. Kan kewenangannya masing-masing. Jangan kita intervensi kewenangan KPU," pungkas SB.
Sebelumnya diberitakan Prabowo dan Megawati bertemu membahas masalah DPT. Keduanya khawatir terhadap informasi yang disampaikan Herman mengenai dugaan pemalsuan daftar pemilih tetap (DPT) dalam kasus Pilkada Jatim bakal terulang dalam Pemilu 2009.
Usai menemui Mega selama 1,5 jam di Jl Teuku Umar, Jakarta, Rabu (18/3/2009), Prabowo mengusulkan wacana penundaan pemilu jika KPU belum siap."Dan kalau memang belum siap, KPU harus jujur, kalau perlu pemilu ditunda," pinta Prabowo.
(yid/nrl)











































