PPP Setuju Jika Pemilu Diundur

PPP Setuju Jika Pemilu Diundur

- detikNews
Kamis, 19 Mar 2009 09:05 WIB
Jakarta - Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang diduga mengandung manipulasi menghantui proses Pemilu 2009. Prabowo bahkan mengusulkan penundaan pemilu. PPP mengamininya.

"Jika KPU tidak bisa menyerahkan DPT, ya diundur saja pemilunya," ujar Ketua Fraksi PPP DPR Lukman Hakim Saefudin pada detikcom, Kamis (19/3/2009).

Menurut Lukman, hal tersebut didasarkan pada ketentuan Pasal 38 Undang-undang Pemilu bahwa KPU harus menyerahkan DPT kepada parpol sebelum pemilu dilaksanakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kalau dipaksakan bisa chaos. Kalau setiap orang punya DPT masing-masing bisa bahaya," tambah Lukman.

Lukman berpendapat sebaiknya KPU punya batas waktu yang jelas mengenai DPT. "Kalau sudah batas waktunya belum selesai, mundur pemilunya," ujarnya.

Kasus manipulasi DPT mencuat setelah eks Kapolda Jatim Irjen Herman SS mundur dari Polri. Sebelumnya Irjen Herman menjadikan Ketua KPU Jatim Wahyudi Purnomo sebagai tersangka pemalsuan DPT di Sampang dan Bangkalan dalam Pilkada Jatim. Herman menemukan lebih 27 persen nama di DPT tersebut fiktif. Namun status Wahyudi kemudian diturunkan sebagai saksi dan Herman dicopot sebagai Kapolda. Sebagai bentuk protes, Herman mundur sebagai polisi.


(her/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads