Usai Dialog di TV, Caleg Palsu Dibogem Massa PKB

Usai Dialog di TV, Caleg Palsu Dibogem Massa PKB

- detikNews
Rabu, 18 Mar 2009 23:43 WIB
Usai Dialog di TV, Caleg Palsu Dibogem Massa PKB
Pekanbaru - Aksi pria ini memang keterlaluan. Selain membohongi publik Riau, dia juga mencatut nama seorang caleg asal PKB, saat muncul dalam siaran langsung, sebuah dialog di televisi lokal Riau TV.

Alhasil, usai acara dialog, bogem mentah pun diterima sang pria dari para pendukung PKB yang menunggunya di luar stasiun TV milik grup Jawa Pos tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (18/3/2009) malam di Riau TV, Jl Subrantas, Pekanbaru, Riau. Sang caleg dalam acara dialog ini mengaku-ngaku sebagai Safrinal Tanjung yang juga caleg PKB nomor urut 2 untuk DPRD Riau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penampilannya memang meyakinkan, dia mengenakan pakaian berwarna coklat dengan tulisan Safrinal Tanjung. Saat diadu soal visi dan misi dengan lawannya dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Edi Ahmad pun, sang caleg palsu tidak kalah keren.

Isu mengenai politik, pendidikan, dan kebudayaan Melayu dia sampaikan dengan berapi-api. Hingga kemudian sekitar pukul 21.00 WIB, dialog yang dipandu seorang presenter dan juga turut menghadirkan pengamat ekonomi berakhir, masalah pun muncul.

"Saya sebetulnya mengenal betul Safrinal, tapi ketika saya melihat saat bukan Safrinal yang sebenarnya, saya tidak bisa berkomentar langsung, karena itu siaran langsung," kata Edi Ahmad.

Nah, ketika di luar kompleks televisi, sang caleg palsu itu dihadang sejumlah massa PKB. Antara lain seorang yang mengaku pengurus PKB dan caleg nomor urut 1 bernama Jhon Kennedy.

Sang caleg palsu pun tampak dipukul dan dimarahi. Caleg asli yang mencegat di luar itu mengaku melihat dialog dan kaget karena yang muncul bukan Safrinal yang asli.

"Saya sempat melihat caleg gadungn itu dipukul. Karena itu masalah interen, saya tinggalkan," ujar Edi yang juga anggota DPRD Riau ini.

Entah bagaimana peristiwa itu bisa terjadi. Pastinya pihak PKB tidak bisa dihubungi untuk dikonfirmasi, demikian juga pihak Riau TV, belum ada penjelasan mengenai peristiwa kecolongan caleg palsu tersebut. (cha/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads