"Tadi saya dengan Ibu Mega membicarakan masalah apa yang diungkapkan mantan Kapolda Jatim tentang adanya kemungkinan dan dugaan terjadinya sesuatu yang termasuk pidana politik," kata Prabowo.
Dia menyampaikan ini usai menemui Mega, selama 1,5 jam sejak pukul 19.00 WIB, di kediaman Mega, Jl Teuku Umar, Jakarta, Rabu (18/3/2009) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita ingin membangun bangsa yang demokratis dan modern. Dan kalau ada indikasi kecurangan sistematis, itu sangat berbahaya," jelasnya.
Prabowo datang ke kediaman Mega dengan mengenakan batik berwarna merah dan mengendarai sedan Lexus putih bernopol B 17 PSD.
Apakah soal laporan mantan Kapolda Jatim ini mengganggu Gerindra dan PDIP? "Saya kira tidak, ini merugikan seluruh bangsa. Dan dalam waktu dekat tokoh-tokoh partai akan berembuk," jelasnya.
Dia menambahkan kasus ini sudah sepantasnya harus dituntaskan. "Kalau terjadi penggelembungan di kabupaten, kalau ada kecurangan sistematis berarti pemilu ke depan tidak jujur," jelasnya.
Untuk itu Prabowo mengusulkan, agar KPU menyediakan soft copy dan hard copy DPT ke parpol. Dan hal ini memang hak parpol. "Seharusnya iya, tapi sampai sekarang belum. Sebaiknya harus segera dibagikan. Dan kalau memang belum siap, KPU harus jujur, kalau perlu pemilu ditunda," tutupnya. (ndr/gah)











































