"Untuk koalisi kami menetapkan beberapa kriteria yaitu mempunyai integritas,
kapasitas dan tentunya ada kecocokan. Secara pribadi kemampuan Cak Imin memenuhi persyaratan," kata Hadi Utomo saat jumpa pers usai pertemuan PD-PKB di kantor DPP PKB Jl Sukabumi No 23, Menteng, Jakarta, Senin (16/3/2009).
Menurut Hadi, sebagai ketua umum, Muhaimin sudah membuktikan dirinya mampu mengatasi berbagai persoalan internal parpolnya. Muhaimin juga memiliki keunggulan di usianya yang masih muda tapi memiliki pengalaman berpolitik yang banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Hadi menegaskan bahwa PD baru akan memutuskan cawapres SBY setelah pemilu legislatif. Silaturahmi politik yang dibangun dengan PKB dan parpol lainnya untuk mengawal agar pemilu berjalan dengan lancar dan suskes.
"Soal koalisi belum waktunya, setelah pileg akan mengerucut. Kami belum susun
(cawapres SBY). Bisa siapa saja dan dengan siapa saja. Kalau sekarang istilahnya jawanya ngegeh mongso (mendahului masanya)," pungkas Hadi.
Muhaimin menanggapi statemen Hadi dengan tertawa. Muhaimin sepakat gagasan koalisi baru akan di putuskan setelah masing-masing partai mengetahui hasil pemilu legislatif.
"Sekarang masih penjajakan, masih pacaran. Nanti kalau mau menikah tergantung mas kawinnya, mas kawin bukan jatah menteri tapi prioritas apa yang akan diselesaikan sehingga koalisi tidak ngambang," papar Cak Imin. (yid/mok)










































