Harapan tersebut disampaikan Ketua KPUD Bali Ketut Lanang Perbawa pada Kampanye Bersama Pemilu 2009 di Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Jalan Puputan Raya Renon, Denpasar, Senin (16/3/2009).
"Karena masa kampanye berbarengan dengan hari raya umat Hindu di Bali, kita berharap semua masyarakat menjaga diri untuk mewujudkan pemilu yang aman dan damai," kata Lanang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menghindari gesekan antara warga pada saat hari raya, beberapa desa adat di Bali mengeluarkan kesepakatan melarang pemasangan atribut partai politik di wilayahnya. Seluruh atribut kampanye partai politik yang terpasang sejak beberapa bulan lalu diturunkanΒ secara bersama-sama oleh warga desa adat.
Namun, suasana pemilu di Bali telah tercoreng dengan adanya kasus penyerangan terhadap satgas Partai Demokrat oleh sekelompok orang yang tidak dikenal.
Sementara itu, kampanye damai bersama di Bali dilakukan dengan mengusung tema budaya. Para peserta menggunakan pakaian adat Bali dan menyuguhkan atraksi budaya Bali. Namun beberapa partai politik tidak mengikuti pawai ini, di antaranya Partai Gerindra, PAN, PDK, PBB. Pawai ini disaksikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Kapolda Bali Irjen Polisi Teuku Ashikin Husein. (gds/djo)











































