"Hal itu perlu atensi, perencanaan, persiapan, pengendalian dan kepada pelaksanaan pengamanan untuk lebih sungguh-sungguh, dan itu lebih baik," kata Djoko Santoso saat melakukan kunjungan persiapan Paspampres dalam pengamanan Pemilu di Markas Komando Paspampres, Jl Tanah Abang II, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2009).
Menurut Djoko, tugas Paspampres dalam mengamanan protokoler maupun VVIP mempunyai tingkat kesulitan pengamanan yang cukup tinggi begitu juga pengamanan selama kampanya yang dilakukan Presiden dan Wapres dan keluarganya memiliki tingkat kerawanan yang berat dan komplek. Tingkat kerawanan ancaman keamanan menjelang kampanye dinilainya sangat berat komplek serta tingkat kesulitan juga tinggi diperlukan persiapan dan perencanaan yang lebih matang, cermat, teliti melakukan tugas pengamanan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakui Djoko, persiapan pengamanan Kampaye Pemilu Presiden maupun Wapres oleh Paspampres sudah disiapkan sejak lama, yaitu sejak satu bulan lalu. Diharapkannya pengamanan Kampaye Presiden dan Wapres dapat berjalan lancar dan damai.
Dalam kesempatan itu Djoko juga kembali mengingatkan setiap melaksanakan pengaman Presiden dan Wapres, maupun VVIP untuk tetap melakukan koordinasi dengan satuan-satuan Angkatan Darat, Angkatan Laut maupun Angkatan Udara serta kepolisian di daerah-daerah. Untuk pemilu kali ini Mabes TNI juga menberikan batuan supervisi dan asistensi kepada Paspamres dalam pengaman kampanye presiden dan wapres, sementara untuk pengamanan pemilu secara menyeluruh masih mengedepankan pihak kepolisian. (zal/ken)










































