Sadar Kurang Pintar, Prabowo 'Pakai' Pakar

Sadar Kurang Pintar, Prabowo 'Pakai' Pakar

- detikNews
Minggu, 15 Mar 2009 17:28 WIB
Sadar Kurang Pintar, Prabowo Pakai Pakar
Semarang - Sebagai orang yang berpendidikan ketentaraan, Prabowo Subianto sadar dirinya tak pintar ekonomi. Karena itu, ia menggandeng sejumlah pakar.

"Saya sadar, saya kurang pintar. Saya minta tolong orang pintar agar saya dapat kepintarannya," kata Prabowo saat memberi sambutan di Ponpes Soko Tunggal, Sendangguwo, Semarang, Minggu (15/3/2009).

Lalu, Prabowo menyebut nama Endang Tohari. Endang adalah doktor lulusan Perancis yang ia gandeng. Selain Endang, Prabowo mengaku menggandeng pakar-pakar yang lain.

Prabowo mengungkapkan hal itu, karena dalam sambutan, dia mengutip angka-angka seperti kemiskinan, pendapatan per kapita, hingga pertumbuhan ekonomi. Dia tidak ingin angka-angka itu hanya dianggap utak-atik belaka.

"Jika pertumbuhan ekonomi 7 persen per tahun, maka dalam 100 tahun Indonesia tidak akan makmur," katanya berapi-api.

Capres Partai Gerindra ini menambahkan, kekayaan alam Indonesia terus mengalir keluar negeri, karena para penguasa terlalu takluk oleh modal asing. Kondisi bangsa kian memburuk dalam 12 tahun terakhir.

"Rakyat telah dibohongi dengan angka-angka, dengan permainan kata-kata. Tidak ada kelaparan, yang ada kurang gizi yang mengakibatkan kematian," kata mantan Danjen Kopassus ini.

Sambutan Prabowo berkali-kali mendapat applaus dan teriakan tanda setuju dari sekitar 100 orang yang hadir. Menantu almarhum Soeharto itu menutup 'pidato' politiknya dengan teriakan takbir  dan pekik "Merdeka". (try/nrl)


Berita Terkait