Caleg Gerindra Dilarang Obral Janji dan Kampanye Negatif

Caleg Gerindra Dilarang Obral Janji dan Kampanye Negatif

- detikNews
Minggu, 15 Mar 2009 17:00 WIB
Caleg Gerindra Dilarang Obral Janji dan Kampanye Negatif
Jakarta - Kampanye terbuka akan dimulai Senin 16 Maret 2009. Gerindra mengimbau para calegnya untuk menghindari janji-janji, kampanye negatif dan praktek politik uang.

"Gerindra mengingatkan kadernya untuk menjauh dari kampanye negatif dan menghindari politik uang," kata Ketua Umum Gerindra Suhardi.

Hal ini disampaikan Suhardi didampingi Sekjen Ahmad Muzani dan ketua media center Haryanto Taslam dalam konferensi pers 6 butir pernyataan politik di kantor DPP Gerindra, Jalan Brawijaya IX, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (15/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keenam butir pernyataan politik partai pengusung capres Prabowo Subianto itu adalah, pertama, caleg dari Gerindra tidak boleh mengecewakan rakyat yang sudah lelah dan jenuh dengan janji-janji politisi. Untuk itu seluruh caleg tidak boleh memberi janji politik kepada masyarakat yang bukan kewenangannya.

Kedua, DPP Gerindra mengingatakan kadernya menjauhkan diri dari kampanye negatif baik terhadap sesama kader maupun calon dari partai lainnya.

Ketiga, Gerindra menyatakan perang terhadap praktek politik uang.

Keempat, Gerindra mengajak kepada seluruh masyarakat untutk menggunakan hak pilih secara rasional.

Kelima, untuk menjaga netralitas lembaga publik pusat dan daerah, TNI dan Polri harus memberi kesampatanΒ  yang sama kepada peserta pemilu dalam penggunaan fasilitas umum untuk kampanye.

Keenam, KPU harus dapat bekerja secara jujur, adil dan profesional. Sementara Bawaslu beserta seluruh jajarannya hendaknya dapat melakukan pengawasan secar tegas atas pelaksanaaan kampanye pemilu sesuai undang-undang yang berlaku.

(Rez/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads