"Jauh lebih penting substansi yang akan dimanfaatkan dari laptop, termasuk cara pemerolehan informasi dari teknologi," kata pengamat pendidikan Arief Rachman kepada detikcom, Jumat (14/3/2009) malam.
Menurut Arief, jika laptopnya diberikan, namun cara pemanfaatannya tidak dijelaskan, maka sia-sia saja. Pemahaman terhadap materi yang diberikan dosen juga harus tetap jadi skala prioritas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Arief tetap menyambut baik langkah ini. Seluruh pihak yang mendukung dunia pendidikan harus diberi sambutan.
"Siapapun yang membantu mahasiswa itu saya fikir harus kita sambut baik," pungkasnya.
Sebelumnya dalam iklan besar-besaran di media massa, Prabowo berjanji membagikan 1 juta laptop per tahun kepada mahasiswa jika terpilih menjadi RI 1. Aksi membagikan laptop ini masuk dalam 8 program aksi untuk kemakmuran rakyat yang diiklankan Prabowo dalam surat kabar harian semingguan ini. Aksi itu salah satu poin di program pendidikan dan kesehatan. (mad/mad)











































