"Saya kemarin sudah berpesan pada panitia bahwa tidak boleh ada dua Matahari di acara ini. Tapi Pak Prabowo sudah berbicara, saya memberi pesan saja," ujar Zainuddin saat memberi sambutan di Deklarasi Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gembira) di Hall Basket Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Jum'at (13/3/2009).
Mantan ketua umum Partai Bintang Reformasi (PBR) ini berharap gerakan yang dideklarasikan hari ini akan menyamai gerakan yang dirintis Nabi Muhammad SAW.
"Rasulullah itu sejak kecil selalu ditempa dengan kesulitan. Makanya saat dewasa beliau menjadi pribadi yang tegar, tahan banting dan tidak cengeng. Gerakan ini pun akan seperti ini. Jalan yang ditempuh tidak akan mulus," jelas Zainuddin.
Zainuddin memberi sambutan setelah Prabowo berpidato. Sebelumnnya, Zainuddin MZ dan sejumlah pengurus Gembira dikukuhkan sebagai pengurus Gembira. Zainuddin menjabat sebagai ketua Dewan Pembina Gembira. Sementara putra Zainuddin, Fikri Haekal, menjabat sebagai ketua Gembira. Prabowo mengukuhkan pengurus Gembira dengan menyerahkan bendera berlambang Gembira. (gun/nrl)











































