"Itu (pertemuan) baik, biar semua menjadi rukun. Itu (pertemuan) tidak jadi ancaman buat kita," kata Prabowo kepada wartawan sebelum acara deklarasi Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira) di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Jumat (13/3/2009).
Menurut Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini, pertemuan JK-Mega sangat baik untuk memberikan contoh silaturahmi antar pemimpin bangsa. Karenanya wajar saja jika setelah terjalin silaturahmi itu, kedua partai menggalang koalisi dalam pilpres 2009.
Saat ditanya apakah Partai Gerindra akan bergabung dengan koalisi Golkar dan PDIP, Prabowo menjawab diplomatis,"Soal koalisi, kita terbuka dengan siapa saja, yang penting untuk kepentingan rakyat."
Kamis (12/3/2009) JK dan Megawati bertemu di salah satu rumah di Menteng. Pertemuan selama 30 menit itu menghasilkan 5 kesepakatan. Banyak pihak menilai pertemuan JK-Mega ini sebagai pintu masuk koalisi Golkar-PDIP dalam pilpres 2009. (yid/nrl)











































