"JK saat ini dalam keadaan 'kejar tayang', di samping watak dia yang gesit dengan latar belakang sebagai seorang saudagar. Setiap kesempatan tidak ingin dia lepaskan, waktu berharga buat dia saat ini," ujar pengamat politik dari LIPI Lili Romli kepada detikcom, Jumat (13/3/2009).
Detik-detik akhir sebelum pesta demokrasi di Indonesia dimulai, dimanfaatkan oleh JK dengan mencari peluang yang ada di berbagai partai politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karenanya, menurut Lili, JK saat ini mencari jalan keluar dan mengatur strategi untuk bisa diperhitungkan dan memenangkan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2009.
"Tampaknya dia (JK) tidak mau ketinggalan kereta, JK harus tetap ingin menjadi leader," katanya.
Lili mengapresiasi langkah JK tersebut. Menurutnya, silaturahmi ke partai lain akan membuat para petinggi parpol untuk mempunyai komitmen bersama bahwa menang dan kalah dalam Pemilu tidak menjadi masalah.
"Bukan berarti lawan harus menjadi musuh bebuyutan. Kemesraan harus dijaga," pungkasnya. (fiq/nrl)











































