"Pertemuan itu saya anggap wajar dan normal. Masyarakat jadi tahu walau mereka berebut meraih kemenangan, tetapi tidak mengurangi hubungan tokoh satu sama lain secara manusia," kata Akbar.
Hal itu dia katakan usai peluncuran buku Sintong Panjaitan 'Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando' di Balai Sudirman, Jl Dr Sahardjo, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa saja mereka menemukan kesamaan yang nanti bisa ditindaklanjuti dalam bentuk kerjasama atau koalisi," jelasnya.
Namun, lanjut Akbar, koalisi yang dibangun Golkar-PDIP tidak akan pada tingkat tawar-menawar soal pembagian kekuasaan. "Dari segi platform ada kemungkinan, tapi bicara dari segi power sharing agak susah," tandasnya.
Pertemuan kedua tokoh puncak dari dua parpol terbesar di Indonesia itu rencananya akan digelar Kamis, 12 Maret 2009, pukul 14.00 WIB di sebuah rumah di Jl Diponegoro 66, Jakarta Pusat. (ape/sho)










































