"Ah itu kan omongannya Burnap (panggilan Burhanudin Napitupulu). Omongannya Burnap juga berubah-ubah nggak karu-karuan," ujar Muladi.
Hal ini dia sampaikan menjawab pertanyaan wartawan tentang kasus peluang koalisi Partai Golkar dengan Partai Demokrat dalam Pilpres 2009. Muladi dicegat wartawan usai mengikuti peresmian Universitas Pertahanan oleh Presiden SBY di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlebih saat ini belum ada putusan resmi bahwa JK yang akan menjadi bakal capres sah Partai Golkar. Proses penjaringan nama para bakal capres dari jajaran DPD I dan II masih berlangsung dan baru akan diputuskan hasilnya setelah pemilihan legislatif.
"Misalnya sekarang orang berwacana SBY-JK, mungkin suatu saat SBY dengan yang lain bisa terjadi. Hal semacam itu sebetulnya sulit untuk dihindarkan," jelasnya.
Apakah itu artinya bakal cawapres SBY tetap kader Golkar tapi bukan JK?
"Wah kalau masalah itu saya nggak mau menyentuh sama sekali," elak Muladi dari kejaran wartawan. (lh/ndr)











































