Survei 4 lembaga itu menempatkan JK di posisi hampir paling buncit. Dari 2.957 responden, JK hanya memperoleh 1,9 persen suara.
Bahkan, pria yang menjabat Wakil Presiden itu kalah dari saingannya di Partai Golkar, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Sultan yang juga ingin maju capres dari Partai Golkar itu mendapat suara 4,7 persen dan berada di urutan 3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Capres terpopuler menurut survei tersebut masih dipegang oleh SBY dengan perolehan 46 persen. Urutan kedua ada Megawati Soekarnoputri dengan 17 persen. Meski berurutan, perolehan suara keduanya terpaut signifikan.
Posisi ketiga ditempati oleh Sri Sultan dengan 4,7 persen, dan disusul Prabowo dengan 4,6 persen. Di posisi 6 ada Wiranto 3,6 persen, dan Amien Rais dengan 2,2 persen. Sementara di urutan hampir buntut ada Hidayat Nur Wahid dengan 2,1 persen dan akhirnya JK dengan 1,9 persen.
Survei itu digelar di 150 desa di seluruh Indonesia dengan responden 2.957. Proses pengumpulan data dilakukan pada 9 Februari hingga 20 Februari 2009.
Survei dilakukan tanpa ditentukan secara acak bertingkat (multi stage random sampling). Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuisioner terstruktur dengan margin of error 1,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (ken/iy)











































