"Pertemuannya Kamis siang pukul 14.00 WIB. Rumah makan dipilih karena pertemuan ini inisiatif bersama. Karena itu dipilihlah tempat netral. Jadi ini pertemuan seperti lunch on talk gitulah," kata staf khusus wapres Muchlis Hasyim kepada detikcom, Rabu (11/3/2009).
Dalam pertemuan itu nanti, Mega akan didampingi sejumlah petinggi PDIP dan JK juga akan didampingi para petinggi Golkar. Menurut Muchlis, pertemuan JK-Mega masih dalam batas pertemuan silaturahim biasa. Karena itu, isu pembicaraan capres dan cawapres tidak akan dibahas dalam pertemuan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muchlis yang dulu dikenal sebagai jurnalis Media Indonesia ini menambahkan, kerja sama tertulis ini penting karena kedua partai menganggap perlunya dibangun kerja sama antar partai untuk membangun pemerintahan yang kuat.
"Golkar dan PDIP sama-sama terobsesi perlunya pemerintahan yang kuat di Indonesia . Selaku 2 partai terbesar, PDIP dan Golkar punya tanggungjawab mewujudkannya," pungkas Muchlis.
Soal pertemuan sambil makan ini juga pernah dilakukan Mega saat bertemu Sultan seminggu sebelum Rakernas PDIP di Solo digelar beberapa waktu lalu. Saat itu, Mega dan Sultan bertemu sambil makan bubur. Sampai saat ini hasil pertemuan itu belum jelas arahnya.
(yid/asy)











































