Imbauan tersebut disampaikan Mendagri Mardiyanto dalam orasi penerimaan UNS award di di kampus UNS, Solo, Rabu (11/3/2009). Dalam orasi itu Mardiyanto berharap para pemilih memberikan suara kepada calon-calon yang maton atau calon yang seusai aturan dalam bersaing mencari dukungan rakyat lewat Pemilu.
"Kepada para kandidat dan elit saya mengimbau hendaknya memberikan kesempatan bagi pemilih untuk berpikir jernih dan rasional, Jangan meracuni pemilih dengan politik uang dan jangan pula mengintimidasi. Jangan membodohi dan menyesatkan pemilih dengan intrik dan adu domba,” ujar Mardiyanto dalam orasinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kehilangan harta berarti tak kehilangan apa-apa, kehilangan nyawa berarti kehilangan sebagian, kehilangan kepercayaan berarti kehilangan segalanya. Saya betul-betul menitipkan agar prinsip tersebut dapat selalu dilestarikan. Kepercayaan adalah modal terpenting dalam memimpin agar marwah kepemimpinan dapat selalu terjaga" kata Mendagri.
Lebih lanjut, Mendagri berpesan salah satu cara menyelamatkan negeri ini dari ketidakpercayaan adalah harus berani melakukan rethinking dan resahaping dalam menganut paradigma penyelenggaraan pemerintahan dengan mengedepankan nilai-nilai dan budaya untuk bersinergi, didasari saling percaya. (mbr/djo)










































