Demikian disampaikan Anggota KPUD Bali Dewa Raka Sandi di Sekretariat KPUD Bali, Jalan Tjokorda Agung Tresna, Denpasar, Selasa (10/3/2009).
13 calon anggota DPD tersebut hanya menyetorkan nama-nama tim kampanye dan nomor rekening kampanye tanpa menyebutkan saldo awal dana kampanye. Mereka diantaranya, Alit Kesuma Kelakan, pengusaha pariwisata Gusti Bagus Yudhara, dan anggota DPD incumbent Ida Ayu Agung Mas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan konsultasikan ke KPU Pusat untuk tindakan selanjutnya," sebut Raka Sandi.
Dana awal kampanye tertinggi calon DPD adalah Nengah Wiratha sebesar Rp 52 juta sedangkan dana kampanye terkecil yaitu Nyoman Mudita sebesar Rp 250 ribu.
Sementara itu, semua partai politik peserta pemilu telah melaporkan nama tim kampanye, rekening khusus kampanye dan jumlah saldo awalnya. Dari total 36 partai politik, disebutkan PDIP memiliki dana awal kampanye tertinggi Rp 85,2 juta, Golkar Rp 53 juta sedangkan Partai Amanat Nasional dengan dana awal terendah sebesar Rp 92.770 ribu.
Raka Sandi menjelaskan setiap dana yang masuk ke tim kampanye harus masuk ke rekening khusus terlebih dahulu sebelum digunakan. Nantinya, dana kampanye tersebut akan diaudit pada 15 hari setelah pemilu legislatif oleh auditor independen.
(gds/rdf)











































