Harga Kertas Naik, Percetakan Stop Cetak Surat Suara

Harga Kertas Naik, Percetakan Stop Cetak Surat Suara

- detikNews
Selasa, 10 Mar 2009 18:04 WIB
 Harga Kertas Naik, Percetakan Stop Cetak Surat Suara
Banjarmasin - Logistik pemilu, termasuk kertas suara memegang peranan penting dalam kesuksesan pemilu. Ironisnya kenaikan harga kertas memaksa percetakan menghentikan mesin cetaknya.

"Percetakan secara total saat ini sudah 82%, beberapa perusahaan kertas, seperti Temprina, berhenti mencetak sementara karena kehabisan kertas," kata Ketua KPU, Abdul Hafiz Anshari, kepada wartawan, Selasa (10/3/2009).

Menurut Hafiz, kenaikan harga kertas lah yang menyebabkan kekacauan ini. "Harga kertas naik dari Rp 7.500 per kilogram sebelum tender menjadi Rp 11.000 saat ini," ujar Hafiz.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu Wakil Kepala Biro Logistik KPU, Boradi, membenarkan adanya perusahaan yang menghentikan produksi. Namun pihaknya sudah memperingatkan perusahaan itu untuk segera berproduksi.

"Sumex dan Temprina menghentikan produksi sementara karena kehabisan kertas," kata Boradi, saat dihubungi wartawan.

"Saya sudah peringatkan pada tanggal 13 harus sudah mulai membereskan sisa yang belum tercetak," lanjutnya

Boradi membenarkan percetakan pada angka 82 persen, namun boradi mengaku tidak tahu berapa secara rinci kertas suara yang belum tercetak. (van/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads