"Bisa saja pemilu depan, kita sudah menggunakan kunyit sebagai penanda untuk pemilu," kata ketua KPU, Abdul Hafiz Anshari, saat berdialog dengan pemuda dan tokoh agama di Hotel Banjarmasin Internasional, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (10/3/2009).
Menurut Hafiz, Kalsel sebagai penghasil palawija terbesar siap memasok keperluan itu. "Saya dengar produsen kunyit di Kalsel sudah bisa memproduksi kunyit untuk keperluan itu," ujar pria kelahiran Banjarmasin ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin juga sudah diuji coba, kunyit setelah dicampur dengan bahan khusus, warna kuningnya tidak mudah hilang sehingga dapat digunakan untuk penanda jari pada pemilu 2009," papar Hafiz.
Hafiz menambahkan hasil penelitian khabarnya membuktikan penanda kunyit tidak dapat hilang dalam waktu seminggu. (van/aan)










































