"Nggak ada artinya. Sebenarnya dia (Muhaimin) ingin bebas bertindak. Padahal itu di luar AD/ART. Artinya, tanpa melalui pertimbangan Majelis Syuro. Kita anggap saja itu bukan PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), selesai," kata Gus Dur.
Hal ini disampaikan dia usai acara 'Kongkow Bareng Gus Dur' di Utan Kayu, Jakarta Timur, Sabtu (6/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, duet Sultan dan Muhaimin juga tidak bisa mendongkrak suara PKB. "PKB mau apa. Imin setengah mati sekarang," kata dia.
Gus Dur pun menolak jika dirinya diminta menjadi juru kampanye PKB. "Kalau yang Muhaimin nggak. Kalau nggak, nggak perlu saya. Saya dijelekkan kalau saya ikut, gimana," cetus pria berkacamata ini.
Ketika ditanya mengenai Muhaimin yang menjajaki koalisi dengan partai lain, Gus Dur menjawab hal itu tidak ada artinya.
"Mau koalisi apa pun, seperti apa pun, dia suaranya malah jadi turun," tutur dia. (aan/nwk)











































