Kaban: PBB Tentukan Capes Usai Pemilu Legislatif

Kaban: PBB Tentukan Capes Usai Pemilu Legislatif

- detikNews
Sabtu, 07 Mar 2009 00:13 WIB
Jakarta - Partai Bulan Bintang (PBB) hingga kini belum menetapkan calon presiden yang bakal diusung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009. Pasalnya, PBB masih konsentrasi untuk mengejar target perolehan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif, setelah itu baru menentukan capres.

"Hingga saat ini PBB belum menentukan sikap siapa bakal menukung ataupun mencalonkan presiden. Kami masih berkonsentrasi mendulang suara dalam pemilu legislatif pada April mendatang," kata Ketua DPP PBB MS Kaban seperti rilis yang dikirimkan Media Center PBB pada detikcom, Jumat (6/3/2009).

Hal itu ditegaskan Kaban usai usai menghadiri Tauziah di Masjid Agung Asy-Syahadatain, Panguragan, Kabupaten Cirebon. Terkait kedatangannya pada acara tauziah Asy-Syahadatain, yang sudah tentu memiliki jamaah potensial untuk mendulang suara pada pemilihan legislatif mendatang, Kaban mengatakan, kehadiranya hanya bersifat silaturahmi tanpa membawa kepentingan lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, lanjut Kaban, secara politis memang jamaah Asy-Syahadatain memiliki visi dan misi yang sinergis dengan partainya. Selain itu antara PBB dan Asy-Syhahdatain memiliki keterkaitan sejarah partai, yakni dengan partai Masyumi. Saat ini jamaah Asy-Syahadatain sekitar dua juta orang.

"Pada dasarnya PBB dan Asy-Syahadatain memiliki Founding Father (pendiri) yang sama," tegasnya.

Diakui Kaban, tidak sedikit pengurus partai dan caleg PBB yang merupakan jamaah serta memiliki kedekaan dengan keluarga besar Asy-Syahadatain. "Asy-Syahadatain bukan lembaga politik. Artinya kami tidak bisa mengklaim bahwa Asy-Syahadatain adalah bagian dari PBB," ujarnya.

Ketika ditanya sikap politis yang bakal diambil menjelang Pemilu legislatif dan Pilpres, Kaban menyatakan, dirinya tetap akan berkomitmen membantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hingga masa jabatannya sebagai Menteri Kehutanan selesai. "Sebagai pembantu presiden, saya akan tetap menjalankan tugas-tugas saya sebagai menteri kehutanan sampai selesai. Artinya, saat saya bertugas sebagai mentri. Sudah barang tertentu harus meninggalkan atribut partai, dan menyatu dalam kesatuan kabinet yang dipimpin SBY," tandasnya. (zal/ken)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads