"Kelompok Islam tidak berfikir untuk menyingkirkan kelompok lainnya. Kita hanya menghadirkan rivalitas yang fair," ujar anggota majelis syuro PKS Hidayat Nur Wahid.
Hal ini disampaikan Hidayat usai Dialog Pemuda Tingkat Nasional tahun 2009 di Hotel Sahid Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (6/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hidayat membantah partai Islam menyendiri dalam mencari sosok pemimpin masa depan. Kehadiran partai lainnya juga diperlukan bangsa Indonesia.
"Kita tahu partai besar seperti PDIP dan Golkar juga memenangkan pemilu dengan banyak pemilih beragama Islam. Tujuan kita untuk menghasilkan kepemimpinan yang baik ke depannya," jelas Ketua MPR ini.
Hidayat tidak memungkiri hubungan partai Islam dan partai lainnya sangat erat. Meski berbeda prinsip, partai Islam dan lainnya tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya.
"Partai Islam dan kelompok partai lainnya seperti Demokrat seperti minyak dan air. Minyak berguna, air juga bermanfaat bagi kita," kata Hidayat.
Hidayat menambahkan, pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk menjajaki koalisi. Namun koalisi baru akan terbentuk setelah Pemilu Legislatif.
"Kita percaya, semuanya akan baik-baik saja," tandasnya.
(nik/iy)











































