"Kita sebaiknya menggunakan suara kita bukan untuk memilih, tetapi untuk menghukum. Menghukum siapa? Menghukum para legislatif yang (selama ini) tidak menyalurkan aspirasi rakyat dan para pemimpin yang tidak mengutamakan kesejahteraan rakyat," kata Hidayat.
Hal itu disampaikan Hidayat dalam Dialog Pemuda Tingkat Nasional 2009 di Hotel Sahid, Jl Sudirman, Jumat (6/3/2009). Turut hadir dalam acara itu Menpora Adhyaksa Dault.
Dengan demikian, lanjut Hidayat, masyarakat juga dapat memberi pelajaran kepada para pemimpin yang hanya bisa mengumbar janji.
"Kita (akan) menghukum orang-orang yang hanya memberi harapan dan tidak terbukti apa kerjaannya," tegasnya.
Lebih jauh Hidayat menjelaskan, sikap golput hanya akan menguntungkan partai-partai besar yang memiliki basis massa yang kuat.
"Lebih baik suara golput itu dialirkan parpol-parpol kecil, supaya demokrasi tetap terpelihara," pungkasnya. (lrn/iy)











































