"Kita juga jangan bicara capres Jawa atau luar Jawa. Sekarang bukan zamannya lagi. Dari dulu Jawa dan luar Jawa sudah bersatu membentuk negara kesatuan Republik Indonesia," ujar Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.
Hal ini disampaikan Hidayat usai Dialog Pemuda Tingkat Nasional tahun 2009 di Hotel Sahid Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (6/3/2009).
Menurut Hidayat, pemimpin bangsa tidak diukur berasal dari Jawa atau luar Jawa. Yang menjadi ukuran adalah kemampuan memimpin bangsa.
"Bung Karno berasal dari Jawa. Bung Hatta tidak berasal dari Jawa. Tapi dapat memimpin Indonesia dengan baik dan menancapkan langkah pembangunan Indonesia pada awal," jelas Hidayat.
Hidayat menilai, pemimpin masa depan harus mencontoh kepemimpian Bung Karno dan Bung Hatta. Sebab sudah tidak bisa dipungkiri lagi keberhasilan kedua tokoh bangsa itu.
"Kalau kita bicara perbedaan bisa tertutup secara potensi dan kearifan yang bisa mencetak keunggulan global. Menjadi aneh apabila generasi selanjutnya tidak mengindahkan hal-hal positif itu," jelas dia.
(van/iy)











































