Kepala Operasional Kontras Sumut, Herdensi menyatakan, daerah-daerah yang berpotensi akan terjadi konflik tersebut antara lain, Nias, Nias Selatan, Labuhan Batu, Langkat dan Binjai.
"Konflik itu bisa terjadi, karena banyak yang bingung dan tidak tahu bagaimana caranya memberikan hak suara, sebab aturan yang terus berubah padahal Pemilu dalam hitunan hari. Multitafsir tentang sah atau tidaknya suara akan memicu masalah," kata Herdensi pada wartawan usai sebuah seminar di Hotel Madani, Jl Sisingamangaraja, Medan, Kamis (5/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikutnya akan terjadi ketidakpuasan dan menyebabkan tarik-menarik kepentingan. "Hal inilah yang berpotensi membuat letupan-letupan kecil di beberapa daerah-daerah tersebut," katanya.
Untuk mengantisipasi masalah tersebut, kata Herdensi, maka pengawasan di setiap Tempat Pemilihan Suara (TPS) harus dilakukan secara seksama untuk meminimalkan potensi-potensi konflik tersebut. (rul/ndr)











































