Caleg di DIY Kontrak Politik dengan Difabel

Caleg di DIY Kontrak Politik dengan Difabel

- detikNews
Kamis, 05 Mar 2009 17:19 WIB
Yogyakarta - Sejumlah caleg di Yogyakarta menandatangani kontrak politik dengan kaum difabel. Para caleg DPR RI maupun DPRD itu menyusun sendiri janji-janji mereka yang kemudian ditandatangani di hadapan puluhan difabel Yogyakarta.

Acara kontrak politik tersebut diselenggarakan oleh Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel Yogyakarta (SIGAB DIY) di Gedung Oproom, Tridadi, Sleman (5/3/2009).

Para caleg berjanji akan mengubah kebijakan anggaran negara yang selama ini timpang dan tidak banyak berpihak terhadap kaum difabel. Para caleg harus mampu membentuk dan pengawalan terhadap peraturan daerah
ataupun undang-undang yang berpihak pada kesetaraan hak difabel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para caleg yang menandatangani kontrak politik di antaranya Binny Buchori caleg DPR RI Partai Golkar Dapil Yogyakarta, Huda Tri caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Sleman, Gusti Galuh Ratna Sari caleg DPR RI dari Partai Bintang Reformasi (PBR), Edi Susilo caleg DPRD Kota Yogyakarta dari PBR dan Ratna Ramawati caleg DPRD Yogyakarta dari Partai Demokrasi Pembaruan (PDP).

Di hadapan warga difabel, Huda menyatakan perlu adanya anggaran jaminan kesehatan untuk difabel serta jaminan pendidikan SD-SMA untuk mendapatkan hak pendidikan hingga perguruan tinggi. Pemerintah setempat harus membuat perda persamaan hak dan perda pendidikan bagi kau difabel.

"Anggaran untuk usaha teman-teman difabel minimal Rp 500 juta serta anggaran untuk pengadaan alat bantu warga difabel," kata Huda.

Sementara itu Binny Buchori menambahkan pihaknya berjanji akan merubah proses pembuatan Undang-undang yang tidak hanya menyangkut difabel saja, tapi juga perubahan kebijakan anggaran mengenai sistem jaminan sosial nasional.

"Ini yang bisa kita lakukan, perlu banyak perubahan terutama mengenai undang-undang sistem jaminan sosial," ungkap Binny.

(bgs/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads