"Peta politik saat ini tidak bisa dipakai secara ketat untuk membaca peta pilpres nanti. Bisa jadi duet SBY-JK akan berlanjut. Soalnya kedua tim dari masing-masing capres terus mengupayakan ini," kata sumber detikcom di DPP Partai Golkar, Kamis (5/3/2009).
Menurut sumber tersebut, pilihan paling realistis bagi SBY maupun JK adalah melanjutkan duet kembali dalam pilpres 2009. Pilihan ini tidak hanya bermanfaat untuk meredam potensi konflik dalam pemilu 2009, tetapi juga dinilai mampu menyatukan kekuatan dahsyat yang nanti akan mendominasi parlemen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua DPP Partai Golkar Firman Subagyo tidak menampik jika duet SBY-JK masih memungkinkan untuk dilaksanakan. Hanya saja, lanjut Firman, seluruh keputusan akhir mengenai kemungkinan kembalinya duet SBY-JK ini mutlak berada di tangan JK.
"Semuanya serba mungkin sebelum ditetapkan KPU mengenai siapa saja pasangan capres dan cawapres yang akan bersaing. Tapi kalau soal itu (duet SBY-JK), itu haknya Pak JK dan pasti Golkar akan melihat hasil perolehan pemilu 2009," kata Firman.
(yid/nrl)










































