"Waktu lihat kita kagetnya bareng-bareng, kok ada iklan Gerindra," demikian pengakuan Laela, salah seorang penonton bioskop yang melihat iklan tersebut, kepada detikcom, Kamis (5/3/2009).
Laela menonton film Slumdog Millionaire Rabu (4/3/2009) pukul 20.30 di Blitz Megaplex, Pacific Place, Komplek Sentra Niaga Sudirman, Jakarta. Menurut Laela, iklan berdurasi 30 detik itu ditayangkan 1 kali sebelum film diputar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Gerindra belum tahu beredarnya iklan tersebut di bioskop. Direktur Gerindra Media Center Haryanto Taslam mengaku belum tahu adanya iklan tersebut. "Saya sih belum tahu, mungkin ada yang menangani masalah
itu," ujarnya saat dihubungi lewat telepon.
Jika pihak Gerindra tak tahu menahu, lantas siapa yang berada di balik iklan tersebut? "Kalau saya nggak tahu berarti di luar skenario kita. Tapi itu belum tentu tanpa sepengetahuan Gerindra. Mungkin karena kelewatan atau lupa koordinasi," ucap Haryanto.
Haryanto akan melakukan klarifikasi atas iklan tersebut. Bisa jadi iklan itu diurus oleh orang dari Gerindra, hanya koordinasinya saja yang tidak jalan sehingga dia selaku penanggung jawab media center tidak tahu menahu.
Tapi bisa juga iklan itu diurus oleh orang di luar Gerindra. "Kita akan klarifikasi, bisa saja niatnya baik, untuk membantu. Cuma kita kan harus koordinasi," tandasnya.
(sho/nrl)











































