"Itu karena tingginya kebutuhan dana kampanye," kata Wakil Koordinator ICW Adnan Topan Husodo di Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2009).
Abdul adalah politisi asal PAN yang kembali mencalonkan diri sebagai caleg dapil 1 Sulsel. Abdul bersama staf Dephub dan komisaris perusahaan swasta tertangkap tangan dengan barang bukti USD 90.000 dan Rp 54 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meski banyak ditangkap tapi tidak takut secara psikologis," jelas Adnan.
Adnan juga menyoroti soal kinerja BK DPR dalam pengawasan anggotanya. Pengawasan yang dilakukan BK hanya berdasarkan laporan saja, tidak proaktif.
"Kami kritik karena pengawasannya hanya pasif," pungkasnya.
(mok/nrl)











































