"Ini pengaruhnya tidak hanya kepada yang bersangkutan, tetapi juga kepada para caleg dan PAN sendiri," kata pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit kepada detikcom, Selasa (3/3/2009).
Menurut Arbi, jika PAN tidak segera mengambil tindakan tegas, partai pimpinan Soetrino Bachir ini akan semakin ditingalkan rakyat. Hal ini disebabkan logika politik dan hukum sangat berbeda cara melihatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arbi menilai suara PAN akan semakin anjlok jika tidak segera mencounter masalah ini dengan berbagai kegiatan yang dapat mengembalikan citra partai. Selain itu, berbagai kasus korupsi yang menimpa politisi juga diyakini akan semakin menambah angka golput.
"Pasti ada pengaruhnya (golput). Ini kan membuat para pemilih jadi berfikir sia-sia saja memilih seorang calon yang didukung, toh pada akhirnya mereka korupsi," pungkas Arbi.
(yid/iy)











































