Persiapan Pemilu Minim, JPPR Minta KPU Kerja Lebih Keras

Persiapan Pemilu Minim, JPPR Minta KPU Kerja Lebih Keras

- detikNews
Senin, 02 Mar 2009 14:21 WIB
Persiapan Pemilu Minim, JPPR Minta KPU Kerja Lebih Keras
Jakarta - Menjelang pelaksanaan pemilu yang tinggal beberapa minggu lagi, KPU masih mengalami banyak hambatan. Di antaranya rendahnya partisipasi pemilih dan rumitnya proses pencontrengan suara. Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) meminta KPU bekerja keras dan bersikap profesional.

"Sebab itu kita mendorong KPU untuk bekerja keras, profesional dan menjalin sinergi dengan pihak Bawaslu, pemerintah dan kalangan civil society agar pemilu demokratis dan berkualitas," kata Koordinator Nasional JPPR baru, Daniel Zuchron di Cafe Au Lait, Jl Cikini Raya, Jakarta, Senin (2/3/2009).

Menurut Daniel, proses pelaksanaan pemilu mengalami hambatan di antaranya rendahnya partisipasi pemilih yang diakibatkan kurangnya sosialisasi dari penyelenggara pemilu dan parpol. Faktor lainnya disebabkan karena sikap apatis warga yang merasakan para caleg baik lokal maupun pusat tidak berkualitas dan tidak memberi perubahan apapun.

Tidak sedikit masyarakat yang lebih bersikap praktis dengan memilih tetap bekerja dari pada pergi ke tempat pemungutan suara (TPS). "Faktor terakhir yang sangat mengkhawatirkan kita adalah makin jenuh dan cueknya masyarakat kita akan pemilu," imbuh Daniel.

JPPR juga mengkhawatirkan adanya kerumitan dalam proses pemungutan suara pada hari-H pemilu. Misalkan pada kelengkapan logistik, surat suara yang lebih besar daripada kotak suara, serta penentuan sah tidaknya suara dan panjangnya waktu penghitungan suara.

"Untuk itu JPPR meminta agar KPU bisa bekerja lebih keras," pinta Daniel. Dia juga meminta agar Bawaslu dan Panwas mengawal setiap kerja KPU dan melaksanakan fungsi pengawasan di setiap tahapan pemilu. (anw/iy)


Berita Terkait