"Saya berpendapat bahwaΒ tidak ada satu partai pun yang nanti akan maju secara mandiri. Karena tidak ada satu partai pun yang saya ramalkan mendapat suara di atas 25 persen," ujar Wiranto usai pelantikan dan pembekalan Gerakan Nasional Relawan POS Wiranto di lapangan Desa Kayen Pacitan, Minggu (1/3/2009).
Kenyataan tersebut, lanjut dia mengharuskan semua partai yang akan berkompetisi pada pemilu untuk berkoalisi dengan partai lain. Hanya saja koalisi yang permanen baru akan terwujud setelah mengetahui hasil pemilu legislatif. Sebab, hasil pemilu legislatif merupakan fragmentasi dari peta kekuatan politik sesungguhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira itu merupakan bagian dari kontak politik," tutur jenderal purnawirawan TNI tersebut.
Ditanya tentang alasan kedatangannya ke Pacitan yang merupakan basis Partai Demokrat, mantan Panglima TNI tersebut mengaku tidak memiliki tendensi apa pun, termasuk menggusur partai tertentu. Terlebih, di negeri ini tersedia lapangan untuk berkompetisi secara bebas dan elegan.
"Kami ingin menjelaskan kepada masyarakat di Pacitan bahwa ada konsep baru paradigma kepemimpinan nasional. Jadi membekali para pemimpin dengan kekuatan hati nurani," tegas dia.
Kedatangan Wiranto ke Pacitan mengakhiri Roadshow di 38 Kabupaten/Kota Jawa Timur. Selain memberikan pembekalan kepada kader dan simpatisan, Wiranto yang didampingi Ketua Gerakan Nasional Relawan POS Wiranto Usamah Hisyam juga menyempatkan diri melakukan dialog dengan petani setempat. Sebelum meninggalkan Pacitan, Wiranto secara simbolis menanam ubi kayu di lahan seluas 10 hektar di Kecamatan Kebonagung. (bdh/asy)











































