"Deddy memang wajah baru, tapu bukan tokoh alternatif," kata Ketua Pedoman Indonesia Fadjroel Rahman, saat dihubungi, Minggu (1/3/2009).
Deddy selama ini dinilai belum pernah mengemukakan ide-ide progresif tentang sistem kebangsaan, terutama ekonomi. Program yang ditawarkan Deddy, tidak jauh berbeda dengan calon-calon terdahulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia sedang memperjuangkan hak-hak politik yang dimilikinya," jelasnya.
Sayangnya, Deddy dianggap telat dalam mendeklarasikan dirinya. Seharusnya sekitar tiga bulan lalu, Deddy lebih berani maju. Dengan waktu pemilu yang tidak lama lagi, mesin politik Deddy harus benar-benar bekerja ekstra keras.
"Tim nya harus kerja keras," pungkasnya. (mok/mok)











































