Hal itu dikatakan Ketua DPP Partai Golkar Muladi usai Dialog Pendidikan yang digelar Partai Golkar perwakilan Malaysia di Hotel Brisdale, Kuala Lumpur, Sabtu (28/2/2009).
"Itu belum selesai. Kemungkinan bisa ada koalisi lagi dengan SBY," ujar Muladi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menegaskan, sesuai hasil rapat harian DPP tadi malam, partainya memutuskan untuk tetap menjaga hubungan baik antara Golkar dan Demokrat hingga berakhirnya masa pemerintahan SBY-JK tahun 2009.
"Kami sudah memutuskan menjaga pasangan SBY-JK tetap meneruskan masa pemerintahan ini agar berakhir baik bagi masyarakat sampai pemilu nanti. Apakah setelah itu akan koalisi dengan partai mana, capresnya siapa, dan cawapresnya siapa, kita lihat peta politiknya setelah pemilu legislatif," papar Gubernur Lemhanas ini.
Muladi mengatakan, Golkar saat ini akan fokus pada pemilu legislatif dan berupaya menjauhi perbedaan pendapat yang tajam.
Mengenai wacana koalisi Golkar-PKS, Muladi menegaskan partainya belum memutuskan apapun. Kunjungan JK ke kantor DPP PKS pada Kamis 26 Februari lalu dinilainya sebatas silaturahmi.
"Koalisi itu ada dua, yaitu pragmatis dan strategis. Kami hanya silaturahmi saja dengan PKS. Soal koalisi bagaimana nanti setelah pemilu legislatif," pungkasnya. (rmd/mok)










































