"Itu sangat cair. Peta politik sewaktu-waktu bisa berubah kok," kata Marwan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (27/2/2009).
Menurut Marwan, pertemuan antara JK dengan PKS tidak perlu ditanggapi
berlebihan. Sebab, belum tentu itu isyarat koalisi antara JK dengan kader PKS untuk mengusung capres dan cawapres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marwan mengatakan, proses koalisi antarpartai dalam pilpres masih sangat panjang waktunya. Partai-partai masih akan menunggu hasil perolehan suara di pemilu legislatif.
"Penentuannya pasti menunggu setelah hasil pemilihan," katanya.
Sikap PKB dalam pilpres mendatang, kata Marwan, akan mendukung koalisi
yang memperkuat pemerintahan.
"PKB sikapnya jelas koalisi permanen memperkuat eksekutif," ujar Marwan.
PKB sebelumnya sudah memiliki 5 opsi untuk pilpres mendatang yakni SBY-Muhaimin, JK-Muhaimin, Sultan-Muhaimin, Muhaimin-Dhani Dewa,
dan Muhaimin-Deddy Mizwar. (Rez/aan)











































