"Ada banyak yang bertanya siapa yang mendanai 'Nagabonar for President'. Jawabannya adalah cuma patungan recehan Deddy Mizwar dan saya," kata Ketua Dewan Pengarah 'Nagabonar for President' Muklis Gumilang kepada detikcom, Jumat (27/2/2009)
Menurut Muklis, semua aksi dan gerakan dari Deddy Mizwar ini dimotivasi oleh semangat untuk memberikan tawaran-tawaran baru bagi rakyat dalam memilih pemimpinnya. Jika niatan itu disambut dukungan rakyat, maka rakyatlah yang akan membiayai semua aktivitas dan gerakan untuk menjadikan Nagabonar sebagai presiden.
"Kita ingin memberikan pesan bahwa untuk menjadi pemimpin tidak harus membeli suara rakyat. Sebagaimana filosofi Jawa, bahwa pemimpin itu sudah ada pulungnya. Pulunglah yang akan menjadi catatan bagi rakyat untuk memilih sosok yang dapat diberi amanat,"Β paparnya.
Saat ini, lanjut Muklis, memang banyak tokoh nasional yang sinis menanggapi ramainya pemberitaan Deddy Mizwar yang akan maju sebagai capres. Namun semua itu akan dibiarkan karena hal itu bentuk nyata dari dinamika dan dialektika demokrasi yang harus dijunjung tinggi.
"Saya sudah banyak mendapatkan SMS dan telepon yang mempertanyakan, apa kapasitas dan kualifikasi Deddy sebagai capres. Ada juga SMS yang sinis dari para tokoh itu. Kami tak mau ambil pusing. Biarkan saja mereka begitu, kan rakyat juga nanti yang menentukan," papar Muklis.
Seniman yang mantan wartawan ini mengakui bahwa banyaknya dukungan atas pemunculan sosok Deddy Mizwar sebagai capres sangat mengagetkan. Sampai-sampai karena tidak percaya bahwa langkah politik ini mendapat dukungan luar biasa, tim sangat kelabakan menghadapi semua pertanyaaan masyarakat, media dan para tokoh nasional.
"Ke mana semua ini bakal bergulir, sebetulnya kami juga deg-degan dengan semua ini. Tapi tidak apa, karena mungkin inilah jalan yang dikasih tunjuk Allah untuk kami," paparnya.
"Beberapa sahabat bilang, awalnya mungkin dari main-main. Tetapi kalau soal yang satu ini, main-main yang bisa menjadi sungguhan. Hasbunallah. Pada Allah kami berserah diri," pungkas Muklis.
(yid/nrl)











































