"SBY capres alternatif, Sultan capres alternatif, Deddy Mizwar capres alternatif, JK capres alternatif dan saya sendiri," kata Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kamis (26/2/2009).
Menurut Cak Imin, masuknya nama pemain Nagabonar 1 dan 2 itu dalam capres alternatif PKB karena dianggap memiliki popularitas cukup besar dan dikenal oleh rakyat.
"Kalau Wiranto, kita sudah pernah nyoba di Pemilu 2004, dipasangkan dengan Solahuddin waktu itu. Tapi kalah," ujarnya.
Selanjutnya, ketika ditanya mengenai capres alternatif lain seperti Megawati, Prabowo, dan Sutiyoso, Cak Imin mengatakan, "Kalau Prabowo dan Sutiyoso belum bisalah. Kalau Megawati, he..he..he," katanya.
(gus/ken)











































