Saat peresmian monumen, sekitar pukul 12.00 WIB, Kamis (26/2/2009), keduanya tampak berbincang akrab. Mereka berdiri berdampingan saat mendengarkan paparan tim TNI mengenai monumen tersebut.
Tidak hanya itu, sesekali keduanya terlibat pembicaraan serius. Kadang JK yang menyimak ucapan SBY, dan juga sebaliknya. Yang lebih mencolok, saat berjalan dari monumen Dwikora menuju Trikora, yang berjarak 50 meter, keduanya berjalan mendahului rombongan lain dan berbincang serius.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Theo yang juga Ketua DPP Golkar ini menjelaskan bila keduanya akrab dan sama-sama pejuang. "Bukan tidak mungkin akan bersama-sama lagi," tambahnya.
Mengenai kesiapan JK sebagai capres Golkar, apakah kiranya dia perlu mundur dari posisi wapres? "Ah enggak perlu itu, Golkar sudah sangat berkomitmen dan berulang kali menegaskan kepada sesama anggota koalisi untuk mengawal SBY-JK hingga akhir masa jabatan," jawab Theo.
Kehadiran SBY dan JK secara bersama di depan publik ini adalah yang pertama pasca kepulangan JK dari lawatan ke luar negeri. Sebelumnya keduanya pernah bertemu di Cikeas, namun tak tidak di depan publik. (ndr/nrl)











































