"Ini pertemuan pertama. Berikutnya akan merumuskan secara spesifik perubahan yang dimaksud," kata Rizal dalam "Deklarasi Blok Perubahan" di Hotel Manhattan, Jl Prof Dr Satrio, Jakarta, Rabu (25/2/2009).
Menurut Rizal, pembentukan blok perubahan ini bertujuan untuk merubah nasib rakyat dan bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Perubahan yang bisa mendorong rakyat untuk menggunakan hak pilihnya secara cerdas pada pemilu legislatif. Namun blok ini belum menyepakati perubahan apa saja yang nantinya akan dibuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rizal juga membantah pembentukan blok perubahan ini terkait batalnya PBR mencalonkan dirinya sebagai capres. "No comment. Tidak ada hubungannya," tegasnya.
Rizal mengatakan, pembentukan blok ini bukan untuk menjegal blok-blok parpol yang telah ada. "Tidak ada maksud menjegal," katanya.
10 parpol tersebut yakni Partai Bintang reformasi, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, Partai Nasional Banteng Kerakyatan Indonesia, Partai Peduli Rakyat Nasional, Partai Kebangkitan Nasional Ulama, Partai Demokrasi Kebangsaan, Partai Pelopor, Partai Matahari Bangsa, Partai Kedaulatan, Partai Kasih Demokrasi Indonesia, Partai Damai Sejahtera, dan Partai Syarikat Indonesia. (gus/ndr)











































