"Potensi perpecahan sudah terlihat, tarik-menarik kekuasaan," kata Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Siddik, kepada wartawan, seusai acara dialog kenegaraan bertajuk "Peta Koalisi Pasca Kesediaan JK Menjadi Presiden", di Gedung DPDRI, Rabu (25/2/2009).
Menurut Mahfudz, potensi perpecahan sangat tinggi karena kabinet juga merupakan hasil koalisi dari berbagai partai politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahfudz menilai menteri maupun wapres harus profesional membantu kerja presiden dalam pemerintahan.
"Lebih baik kalau menteri maju nyapres, mengundurkan diri dari kabinet. Kalau Wakil Presiden nyapres sebaiknya memastikan pemerintahan stabil. Memang perlu diperhatikan, karena SBY-JK masih bersama-sama hingga Oktober 2009," beber Mahfudz. (van/aan)











































