"Sangat bagus. Harusnya memang capres dan cawapres itu terbuka," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon saat diskusi di Media Center Partai Gerindra, Jl Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2009).
Fadli menambahkan, seharusnya setiap orang memang bisa mencalonkan diri secara terbuka tanpa dipersulit oleh UU. "Pemimpin yang kita cari itu belum tentu memiliki 20 persen suara," imbuh Fadli.
Namun Gerindra mengaku akan berpikir terlebih dulu sebelum memasukkan nama sutradara kawakan itu dalam bursa cawapres Prabowo Subianto. Menurutnya semua masih tergantung pada hasil Pemilu Legislatif 2009.
"Kita akan lihat nanti setelah dinamika politik 9 April," pungkas Fadli.
(nik/iy)











































