Persaingan 3 Faksi Golkar Kian Panas

Pasca JK Nyapres

Persaingan 3 Faksi Golkar Kian Panas

- detikNews
Rabu, 25 Feb 2009 11:35 WIB
Persaingan 3 Faksi Golkar Kian Panas
Jakarta - Pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla untuk siap jadi capres membuat partai beringin geger. Partai ini pun pecah menjadi 3 faksi. Masing-masing faksi kini makin rajin bermanuver. Persaingan kian panas. Siapa pemenangnya?  

Sejak JK menyatakan siap jadi capres, perbedaan sikap di elit Golkar kian nampak. Persaingan pun semakin terang-terangan. Setidaknya ada tiga faksi yang mulai bersaing keras untuk mengendalikan arah Golkar.

Faksi pertama adalah para pengurus teras Dewan Pimpinan Pusat (DPP)  yang kecewa dengan keputusan JK bersedia dicapreskan. Mereka antara lain Firman Subagyo, Rully Chairul Azwar, Burhanuddin Napitulu dan Muladi. Mereka lebih sreg jika JK tetap mendampingi SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Golkar mesti realistis. Bagaimanapun SBY-JK hingga saat ini masih yang paling bagus," tutur Ketua DPP Partai Golkar, Firman Subagyo beberapa waktu lalu.

Bahkan pada Senin Sore, (23/2/2009), sejumlah pengurus teras ini langsung menemui JK di kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Kedatangan mereka meminta agar JK kembali berduet dengan SBY.

Di balik kekecewaan sejumlah pengurus teras, tidak sedikit yang bersorak. Inilah faksi kedua, yakni kubu yang mendukung Golkar punya capres sendiri. Mereka cenderung memilih JK sebagai capres mewakili partai yang berdiri sejak tahun 1964 ini.

Mereka yang mendukung JK adalah politisi Golkar yang masih berdarah Sulsel dan kawasan Indonesia Timur lainnya. JK juga mendapat banyak dukungan sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Kubu inilah yang mendatangi JK dirumahnya pada Kamis (19/2/2009) lalu. Mereka meminta agar Golkar mengusung capres, bahkan sebagian menyebut nama JK sebagai capres yang pantas diusung partai beringin.

Kubu ini pula yang menggagas pertemuan sejumlah DPD I yang akan digelar di Makassar pada 1 Maret nanti. Pada pertemuan nanti, disebut-sebut akan merekomendasikan Rapimnas Khusus (Rapimnassus) dipercepat dan menetapkan JK sebagai capres Golkar.

"Pertemuan itu bisa saja meminta penjaringan dihentikan, dan menetapkan JK sebagai capres Golkar. Mereka yang berkumpul itu adalah pemilik saham paling besar di Golkar," terang Zainal Bintang, politisi Golkar asal Sulsel yang juga Ketua Forum JK For President.

Kelompok lain yang ikut bergeliat di Golkar adalah kelompok yang turut mendukung Golkar punya capres. Namun kurang mendukung JK sebagai capres. Pilihan mereka lebih tertuju kepada Sultan. Mereka inilah yang menjadi faksi ketiga di Golkar.

Sejumlah pengurus yang ada di kubu ini adalah Syamsul Muarif, Anton Lesiangi, dan Ahmadi Noor Supit. Bahkan DPD I DIY juga disebut ikut mendukung kelompok ini. DIY disebut-sebut tidak akan ikut dalam pertemuan Makassar. Bahkan kubu ini dikabarkan akan melakukan pertemuan tandingan.

(gun/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads